Backpacker

Mau ke Nusa Penida Low Budget? Baca Tipsnya disini !

06.08


Nusa Penida tengah menjadi primadona di kalangan traveller. Pantai-pantainya terbilang masih sangat perawan. Akses untuk kesana pun masih terbatas. Belum banyak Tour Organizer yang membuka jasa Open Trip ke Pulau ini. Maka itu beberapa orang berpendapat bahwa untuk bisa liburan ke Nusa Penida butuh biaya yang tidak sedikit. Nah buat kalian yang mau liburan kesini, aku bakal share itinerary lengkapnya + biaya termurah. Penasaran? Simak ulasan berikut ya!

1. Destinasi


Klingking Beach (Photo Credit @_raahmaaa)

Nusa Penida terdiri dari Penida Barat dan Timur. Destinasi di Nuda Penida bagian barat adalah Pohon Cinta, Angle Billabong, Broken Beach, Klingking Beach, dan Cristal Bay. Sedangkan di bagian Timur ada Pantai Atuh, Rumah Pohon, dan Bukit Teletubbies.


Atuh Beach (Photo Credit @_raahmaaa)



Pertama kali liat Pantai Atuh sekilas kaya lagi di Raja Ampat! Hahaha tebing-tebing di tengah pantainya bagus bgttttt. Tapi untuk bisa sampai ke bibir pantai, kita harus menuruni anak tangga yang lumayan curam nih, guys.



Pantai Atuh (photo credit @_raahmaaa)



Pantai Atuh dan Rumah Pohon sebenernya ada di 1 lingkungan, yang membedakan hanya Rumah Pohon di sisi barat, dan Pantai Atuh di timur. Jadi kalau mau foto di Rumah Pohon ya background viewnya Pantai Atuh. Pun sebaliknya.


Rumah Pohon (Photo Credit @_raahmaaa)


Untuk bisa sampai ke Rumah Pohon kalian harus menuruni tebing dengan ratusan anak tangga. Jadi sebelum kesini sebaiknya makan dulu ya! Tapi sepanjang perjalanan menuruni anak tangga tersebut banyak spot foto yang instagrammable kok, guys. Hehhehe.

Pantai Atuh (Photo Credit @_raahmaaa)

Buat kalian yang suka snorkling, aku saranin buat melakukan nya di Klingking Beach karena disini bawah lautnya katanya sih yang terindah se-Nuspen. Dan kalau cuma mau berenang cantik bisa di Angle Billabong. Karena jika beruntung kalian akan berenang bareng Manta!

Saran aja nih, kalian akan menghabiskan lebih banyak waktu di Klingking Beach. Kenapa? Karena spot foto dengan background punuk dinosaurus ini antrinyaaaa subhanallah bgt! Selain itu buat kalian yang mau snorkling, harus turun ke bibir pantainya yang memerlukan waktu sekitar 1 jam untuk menaklukan seluruh anak tangga yang ada di Klingking Beach ini. Kebayangkan gempornya kayak gimana? T_T

Klingking Beach (Photo Credit @_raahmaaa)

Nah kebanyakan TO (Tour Organizer) membuka jasa wisata One Day Trip Nusa Penida ke bagian barat, karena untuk ke Penida Timur jaraknya sangat jauh. Membutuhkan waktu sekitar 1.5jam dari pelabuhan. Karena aku tipikal orang yang kalo lagi travelling mikirnya, “Mumpung kesini. Kapan lagi? Perlu ngabisin uang berapa banyak lagi? Perlu cuti berapa hari lagi?” Jadilah aku dan 5 orang temanku memilih untuk explore Nusa Pendia selama 2 hari 1 malam. Biar apa? Pastinya biar gak rugi! Hahahha ngga juga ding! Ini biar kita dapet semua destinasi yang ada disana. 2 hari itu sudah sangat efisien kok.

Pohon Cinta (Photo Credit @_raahmaaa)

2. Transportasi

Untuk bisa sampai di Nusa Penida, kalian harus naik speedboat dari Pelabuhan Sanur. Biayanya Rp75.000,- – Rp100.000,- (one way) tergantung jenis kapal dan calo yang deketin kalian nanti hahahha!! One way itu waktu tempuhnya kurang lebih 45 menit. Untuk jadwalnya bisa dilihat disini.



Fast Boat Angle Billabong (Photo Credit thenusapenida.com)


Kalau ada yang takut mabuk laut, pengalamanku yang notabene kemarin adalah kali pertamaku naik speedboat sih aman-aman aja. Malah sangat-sangat excited. Sepanjang perjalanan aku merhatiin laut dan seru banget pas kapalnya nabrak ombak! Hahaha 



Aku kemarin karna udah paketan include tiket PP Sanur-Penida. Jadi pas sampe Sanur langsung sebut nama speedboatnya, nggak pake antri kayak orang-orang hehe. Oya, setelah tahu jadwal kapal yang akan kalian naiki, kalian sudah harus sampai di pelabuhan minimal 30 menit sebelum keberangkatan ya, guys! karena 1 speedboat itu kapasitasnya hanya sekitar 80-100 orang.

3. Penginapan

Sebetulnya belum banyak penginapan di Nusa Penida. Jumlahnya masih dibawah 50. Lain halnya dengan di Bali dan Lombok.



Fyi, cuaca di Nusa Penida panas pooollll. Bisa 32-37⁰C. Jadi aku saranin cari penginepan yang masih berbau-bau nature. Kalian bisa pilih Gepah Garden. Lokasinya memang agak jauh dari pelabuhan, sekitar 20 menit tapi disana teduh banget.



Kalau aku kemarin nginep di Losmen Tenang. Jaraknya hanya 5 menit dari Dermaga Nyuh. Tinggal ngeludah langsung sampe hehe. Fasilitas di Losmen Tenang ada 2 kasur single bed atau 1 kasur queen bed, AC, serta kamar mandi dalam. Pemilik losmen juga sudah menyiapkan handuk serta selimut untuk semua pengunjungnya tanpa ada biaya tambahan.


Losmen Tenang (Photo Credit mapcarta.com)


Yang aku suka dari Losmen Tenang ini, walaupun di pinggir pantai tapi airnya ngga bau amis, dan tetap segar. Selain itu, di sekitar losmen ini banyak terdapat warung. Jadi kapanpun kita lapar tinggal pilih mau makan apa. Harganya juga sangat terjangkau untuk ukuran backpacker. Nasi Kuning atau Nasi Campur dihargai Rp10.000, Nasi Goreng Rp25.000, Jus Rp15.000, Es Teh Manis Rp5.000.

4. Itinerary

Nah ini dia itinerary aku selama 2hari di Nusa Penida.



Broken Beach (Photo Credit @_raahmaaa)


Day 1

14.00 Menyebrang dari Pelabuhan Sanur ke Dermaga Nyuh, Nusa Penida dengan Kapal Angle Billabong

15.00 Sampai di Losmen Tenang. Ishoma

15.30 Tour menuju Penida Timur
16.45 Sampai di Objek Wisata Pantai Atuh (Rumah Pohon dan Pantai Atuh)
18.00 Menuju Bukit Teletubbies
19.45 Sampai di Losmen Tenang

Day 2
07.00 Tour menuju Penida Barat
08.00 Sampai objek wisata pertama. Explore Pohon Cinta, Angle Billabong, Broken Beach
09.45 Explore Klingking Beach
11.30 Explore Cristal Bay
13.30 Kembali ke homestay
14.00 Ishoma
15.00 Kembali menyebrang dari Dermaga Nyuh ke Pelabuhan Sanur dengan Kapal Meruti Express

Total biaya yang kami habiskan selama 2hari disana adalah Rp2.800.000 / 6 orang. Jadi perorang kurang lebih Rp460.000,- include : tiket speedboat PP, penginapan 1 kamar 3 orang, tour selama 2 hari (driver, mobil, bensin, parkir, tips), HTM all detinasi.

Tertarik untuk explore Nusa Penida? Bisa hubungi aku (by email) untuk info lebih lanjut ya!

Photo Credir @_raahmaaa


Bali

Wow...Ternyata Desa Terbersih di Dunia ada di Indonesia Loh!

00.58


“Lo pernah ke Penglipuran ngga?”
“Hah apaan tuh? Tempat piknik buat penglipur lara?”
*halah gagal fokus*

Hallo sobat ransel!
Kali ini gue mau cerita sedikit tentang Desa Penglipuran yang konon katanya dianugerahi sebagai Desa Terbersih di Dunia (versi Boombastis.com). Wow!! *tepuk tangan*

Source of Photograph: Google.com dan diedit pribadi oleh author blog
Desa Penglipuran terletak di Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Penglipuran berasal dari kata 'Pengeling Pura' (bahasa Bali) yang berarti kuil untuk mengenang leluhur. Awalnya mampir ke tempat ini karna diajak makan sama guide waktu holiday ke Bali *duileee bahasa lo Ma holideeeyyy.
Habis trekking ke Gunung Batur yang aduhai, langsung disuguhin tempat yang keren kaya gini. Desa biasa doang keren di sebelah mananya sih??

Ini desa bukan sembarang desa *tsaaah. Desa Penglipuran dinobatkan sebagai Desa Terbersih Ketiga di dunia setalah Desa Giethoorn di Belanda, dan Desa Mawlynnong di India (bisa cek di mbah gugel). Emang bersih banget sih tapi sekilas ngga keliatan kaya desa. Mungkin benar-benar dirawat karna sekarang dijadikan sebagai salah satu objek wisata di Bali. Disini ada sekitar 100-200 rumah. Menurut gue, yang unik dari desa ini yaitu bentuk serta tata letak rumahnya yang hampir semua sama. Awal masuk ada tempat ibadah di halaman paling depan, dapur, kemudian teras dan ruang tamu. Tempat ibadah dan dapur dibuat terpisah dari bangunan rumah tapi masih ada di 1 halaman yang sama. Halaman rumahnya bersiiiih banget. Daun atau putik bunga yang berguguran pun ngga ada loh! Udara disana juga sejuk bangeeettt ngga ada polusi sama sekali. Ngga ketinggalan bunga-bunga cantik kayak kembang sepatu, mawar, hingga kamboja mewarnai halaman setiap rumah. Kalo yang mewarnai hari-hari kamu ada ngga? *uhuk
Ini udah di jalan yang paling ujung. Dari sini keliatan deretan rumah-rumah warga yang tertata ciamik

Bunga-bunga di halaman rumah warga. Eh ada bunga desa juga tuh *iyahinaja hehe
Nah buat kalian yang bawa kendaraan ada tempat parkirnya sendiri, ngga boleh ada kendaraan masuk kawasan desa. So, kita harus jalan kaki buat keliling desanya. Tapi dijamin ngga bakal bosen deh!
Pose di pintu masuk is a must! haha
karena ini desa wisata, rata-rata warga disini berjualan cendramata khas daerah sini. Salah satunya yaitu minuman Loh Loh Cem Cem. Ini bukan nama kucing atau anjing ya hehe tapi ini salah satu jenis tanaman yang ada disini. Unik banget kan?! Minuman ini terbuat dari 80% sari daun Loh Loh Cem Cem dan kelapa muda. Khasiat minuman ini bisa untuk meredakan panas dalam, sariawan, sembelit, diare, dan sakit hati karna ditinggal mantan *ehkeceplosan. Loh Loh Cem Cem dijual perbotol harganya 10.000. Rasanya kaya rujak bebek gitu deh. Sayang gue ngga foto daun dan minuman yang udah jadinya. Oya disini juga gue makan Ikan Nyat-Nyat. Dari namanya gue udah penasaran banget mau coba. Pas makanan nya dateng ternyata itu ikan mujaer goreng pakai sambal mentah khas Bali, plecing kangkung, dan lalapan. Cocok banget deh buat menu makan siang.

Topeng Barong. Salah satu cendramata yang dijual warga

Ikan Nyat Nyat. Makanan khas Desa Penglipuran
Last but not least, karna Desa Penglipuran sudah dikembangkan menjadi desa wisata, jadi untuk menikmati semua yang gue sebutin diatas tadi kalian perlu bayar tiket masuk sebesar 15.000.

Itu tadi secuil cerita gue di Desa Penglipuran. Gue pribadi sih nyaranin kalian mampir kesini kalo ke Bali. Karna Bali ngga melulu soal pantai kok.



Piknik itu penting, biar hidup Lo ngga garing!

Bali

Naik Gunung itu.... Capek!

18.34


Hai sobat ransel!

Omaygat ini postingan pertama gue!!! Seneng banget akhirnya punya blog sendiri. Bisa nuangin segala yang ada di hati dan fikiran selama ngelakuin perjalanan yang penuh pelajaran #ups takut baper hehehe Well, postingan pertama gue ini tentang Gunung Batur. Kenapa Gunung Batur? Yuk scroll down J

Gara-gara Gunung Batur gue jadi kena travelling attact! Lebih tepatnya mountain attact sih. Sumpah nagih banget buat ke gunung. Gue yang terlahir sebagai bungsu cewek yang super manja jadi belajar banyak hal dari naik gunung. Setelah jalan kaki berjam-jam di tengah udara super dinginya Kintamani (suhu waktu itu kalau ngga salah 16 derajat), kita (gue sama travelmate gue) jadi satu-satunya lokal yang berusaha mencapai Puncak Batur jam 2 dini hari itu. Bener-bener amatir. Cuma modal ransel sekolah biasa, flanel, parka, jeans, sama sneakers. Di dalem ransel cuma diisi 2 roti dan 1 botol air mineral. Cukup nekat sih emang.. Baru setengah perjalanan aja minumnya udah tinggal seperempat botol hehe.. Padahal Gunung Batur ini termasuk gunung yang bersahabat buat pemula. Tingginya sekitar 1800-an mdpl (lengkapnya cekidot gugel ajaya :p ) dan cuma perlu sekitar 2 jam buat sampe puncak. Tapi karna amatiran hampir 15menit sekali kita brenti buat istirahat. Lain cerita ama si Midun (travelmate gue) yang udah setrong dari lahir #sokiyelumid. Di tengah perjalanan gue udah ngos-ngosan banget tapi Midun masih semangat banget tuh. Alhasil, kita misah. Mida duluan dan gue belakangan. Singkat cerita, makin lama treknya makin bikin gregetan. Jalan nya makin nyempit dan makin terjal. Kanan kiri jurang deh kalo ngga salah. Bukan cuma jalan biasa yang dibutuhin tapi rada manjat. Can u imagine that??? Hello Kitty disuruh manjat yang ada diketawain ama rombongan belakang L
“Aku harus ngejer Midun!!” Waktu itu di otak gue Cuma ada kalimat itu. Sampe di puncak bayangan, udah banyak orang yang nyuruput kopi dan pasang tripod. Gue yang udah ngos-ngosan dengan muka merah keringetan duduk diantara para turis eropa yang masih segar bugar -___- . Di puncak bayangan tuh view nya udah asik banget. Pas banget ngadep ke Danau Batur. Tapi agak gemes sih liat orang-orang yang masih pada semangat nanjak ampe puncak. Jadilah Gue lanjutin. Daaaannn akhirnyaaaaa gue nyampe puncak Gunung Batur!!! Seneng ngga ketulungan! Itu ya saking senengnya gue sampe bingung mau ngapain. Cuma bisa duduk manis dengan mata berkaca-kaca #inibeneranlebay. Takjub aja gitu liat sunrise yang super cantik dari balik Gunung Agung, ada awan-awan lembut di depan nya, ditambah ada Danau Batur yang bikin suasana makin breathtaking #ahelaaah

Sunrise di Gunung Batur

Waktu mau minta foto ke bule yang ada disitu, entah kenapa tiba-tiba hp gue mati, mungkin saking dingin nya udara di puncak #iyagitu hhmm. Jadilah gue nunggu sekitaran setengah jam baru deh bisa aksi.

wajah 'super bahagia' di pendakian pertama

ilalangnya cantik banget kena siraman matahari pagi

ada monyet-monyet juga di Batur Volcano
Hal yang lumayan ngebetein sekaligus ngebanggain di pendakian pertama gue yaitu gue beneran kepisah sama Midun. Ternyata eh ternyata dia cuma sampe puncak bayangan. Beteee jadi gabisa foto berdua dibawah siraman matahari Pulau Bali kala itu #najisinbangetbahasague :D tapi gue bangga karna gue bisa ngalahin Miduuuunnn yeay!!! Hahahha

Oke sobat ransel. Kira-kira gitudeh cerita pertama gue untuk postingan travel blog impian ini #tsaaah
Habis baca tulisan gue ini, masa ngga ada niatan kuy bareng sih kita #eh J



Piknik  itu penting, biar hidup Lo ngga garing !

Popular Posts

Like us on Facebook